Kita dan Perbedaan
"Hei, kupikir kita ada dalam banyak kata beda." Jawabnya setelah usai ku bicara
.
Hening sejenak. Dalam balutan malam yang masih sama, kita terhenyak
.
"Baiklah, meski berbeda bukankah tujuan setiap hamba seharusnya masih sama?" Kali ini dia menjawab sendiri tanya yang diajukannya
.
Karena pada mulanya, Dia pun mencipta semua manusia dalam keadaan yang berbeda. Segala dengan ukuran dan batasan tuk saling menyempurnakan."
.
"Dan bagiku, tak ada yang lebih menyenangkan dalam kehidupan, kecuali dengan menerima dan melengkapi sebuah perbedaan." ucapku menimpali
.
Kali ini, kita kembali mengusaikan malam dengan banyak pertanyaan dan jawaban. Merampas kesunyian dengan hangat seduh kopi meski tanpa kepulan. Membekas makna dalam tempat peraduan.
Comments
Post a Comment