Pada Pintu yang sama

Dari dalam bilik masa,

banyak banyak sudah tak terkira

Beberapa katup nya telah tertutup

Kukira perlahan tak ada semerbak sayup sayup


Pada pintu yang sama,

bias warnanya tak kunjung reda

Sudah berkali tepis, pun tepi

Pada sisi sisi tak ditemui.


Sudah ada kali ber berapa,

dibagi masa kian menyapa

Pada ilusi yang tak jua henti

Banyak hal harusnya jadi meski, 


Terbata pada nyata,

Terketuk di pintu yang sama

bersama keantaraan semesta 

Masih melangitkan do'a


Disandingkan semerbaknya sang melati,

bagai asing yang tak tau diri

Pada pintu yang sama

Ternyata aku(kamu) masih terjaga dalam doa~


goresanpurnama

kala fajar menyapa_


Comments

Popular posts from this blog

[WFO] Available 12 POSISI – PT MAKA

[WFO] - Academic Officer – Schoters

[WFO] - Social Media Specialist – Rocketindo