Tentang Perubahan
Malam kali ini, dia kembali bertanya "Lalu bagaimana dengan perubahan?".
Helaan nafas berembus , bersama riuh angin yang mengguyur puing-puing daun kelapa
.
"Tentu saja semua orang akan berubah. Mungkin menit setelah pedulinya, detik setelah amarahnya, bahkan sesaat setelah gelak tawa atau sendu isak tangis yang mengiba
.
Pun dirimu sendiri, setiap manusia memiliki hak nya tuk berubah.
Bulan kan selalu sama bukan, bahkan dari sisi manapun kau memandang. Berbeda dengan hati, dari tiap-tiap pandang. Hari ini kau menanti, esok ada banyak pengganti . begitu juga sebaliknya."
.
Maka pada sang Maha, minta lah tuk ditetapkan pada sebenar-benarnya perubahan, dalam lindungan-Nya
.
Agar meski masa berganti, meski banyak orang datang dan pergi, bahkan meski luka yang masih mengiris hati, percaya pada-Nya masih menjadi ketetapan yang tak kan pernah lari dari dalam diri~
Comments
Post a Comment