Belajar~
Dalam perjalanan sesingkat apapun, dan bertemu dengan siapapun adalah belajar.
Sesederhana dengan hanya mendengar, dan merasa. Seberatnya memahami dan mengerti.
Beberapa sudut terasa hangat bertemu dengan kerabat, teman atau mungkin pasangannya.
Di sudut lainnya, tak bisa dibilang sedih namun banyak terlihat bentuk-bentuk perjuangan seseorang dalam mencari nafkah yang patut dijadikan pengingat.
Tentu sangat hina saat kita hanya bisa bersyukur saat melihat sesuatu yang lebih rendah “kelihatannya” semata. Padahal, belum tentu mereka merasa sedih dan berat menjalaninya.
Namun setidaknya, kita tak harusnya merasa “jumawa” akan segala apa yang seolah “ada” dan menjadi “milik”
Karena tentunya, kemampuan tuk segala apa yang telah kita usaha dan upayakan hanyalah karena sang pemilik yang sebenarnya.
Mungkin, usaha dan doa semua orang sudah sama kuatnya, namun siapa yang tau hasil mereka akan berbeda , di waktu yang berbeda atau dibuat dengan hambatan yang berbeda dan bisa jadi diganti dengan hasil baik yang lainnya.
Comments
Post a Comment